UREPORT

Menikmati Lombok di Jantung Bali

Restoran menyajikan berbagai makanan khas Lombok seperti ayam taliwang dan sambel beruk.

Jum'at, 1 Mei 2009, 10:06 Anton Muhajir
Gurame goreng Puri Surandi
Gurame goreng Puri Surandi (Anton Muhajir/Bale Bengong)

VIVAnews - Tidak perlu menyeberang pulau untuk bisa menikmati masakan lombok. Sebagai dua pulau yang bertetangga, sekaligus punya hubungan darah yang sangat kuat, Bali dan Lombok juga punya kesamaan soal makanan. Atau kalau tidak ya makanan lombok dengan mudah kita temukan di Bali. Salah satunya di Puri Suranadi, restoran di Renon yang bisa disebut sebagai jantungnya Bali. Renon adalah juga pusat pemerintahan Bali.

Restoran Puri Suranadi berada di ujung timur jalan Raya Puputan Renon, sekitar 20 meter di barat bunderan yang mempertemukan jalan Hangtuah ke arah Sanur, jalan Hayam Wuruk ke arah kota, dan jalan Puputan Renon ke arah Renon. Puri Suranadi berada di kiri jalan raya yang ke arah Renon kalau dari Sanur.

Dari jalan raya, tempat ini tidak terlalu terlihat kecuali papan namanya. Dari depan restoran ini agak tertutup. Padahal ruang di dalamnya termasuk lapang. Ada beberapa balebengong untuk pengunjung menikmati makanan. Namun ada pula meja kursi biasa.

Minggu (19/4) lalu saya ke sana untuk yang kedua kalinya. Kalau sebelumnya saya ke sana bareng teman-teman untuk acara kantor, dan dibayarin kantor tentu saja, maka kali ini saya ke sana bersama anak istri. Berburu makanan seperti biasa.

Kami duduk lesehan di salah satu balebengong dekat kolam ikan. Di bawah kami, ikan itu sangat banyak. Ini jadi pemandangan tersendiri. Bani anak saya senang bukan kepalang melihat ikan-ikan mas dan hias tersebut. Tapi ikan itu pula yang kami santap. Hehe.

Restoran ini menyajikan berbagai aneka makanan khas Lombok seperti ayam taliwang dan sambel beruk. Harganya relatif mahal bagi kami. Apalagi menjelang tanggal tua. Pilihan kami kemudian adalah paket gurami goreng seharga Rp 62 ribu dengan tempe lalapan Rp 8000 sebagai tambahan.

Bagi kami, menu ini cukup. Karena sudah termasuk nasi satu bakul, satu piring kecil sambal kacang khas Lombok, sepiring sayur serombotan, dan satu porsi dadar gulung. Ah, benar-benar pilihan untuk kami bertiga. Bani anak saya bisa dapat bonus satu porsi telur gulung kalau-kalau dia kurang suka ikan. Tapi ternyata dia makan dua-duanya. Lahap sekali.

Ikan goreng di sini ukurannya cukup besar. Setidaknya kami sampai njambal alias makan sisa-sisanya seusai makan nasi. Rasanya gurih. Kremes-kremes.

Sambal kacang khas Lombok dengan bumbu mirip sambal petis karena warnanya agak coklat makin menambah keringat yang mengucur deras ketika makan. Makin lengkap ketika sambal kelapa dan tomat di sayur serombotan yang terdiri dari taoge, kacang goreng, dan kangkung juga disantap.

Dengan tambahan minum es jeruk, teh botol, dan aqua gelas kami menghabiskan sekitar Rp 80 ribu malam itu. Harga yang layak untuk sebuah kenikmatan. Bandingkan coba kalau harus makan menu itu di Lombok. Hehe.[b]

Puri Suranadi
Jl Raya Puputan 208 Renon Denpasar
Telp 0361 – 7415117

logo balebengong

• VIVAnews

© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
TIPS
TENTANG U-REPORT
Semua isi materi baik berupa teks, foto dan video yang dimuat oleh U Report adalah tanggung jawab pengirim sepenuhnya. Redaksi berhak mengedit materi sepanjang tidak mengubah isi dan substansi.

Kami adalah portal berita, dan melalui kanal ini, ingin mengajak anda terlibat dalam proses penciptaan berita. Peristiwa terjadi setiap saat, dan karena itu pasti lebih banyak berita di sekitar kita dari apa yang terlihat di media, baik cetak maupun elektronik.

Anda boleh berbagi cerita yang tak biasanya kita baca atau tonton. Cerita yang kuat, menarik, penting, dan bersifat mendesak dari anda, sangat mungkin menjadi salah satu headline di VIVAnews.

Selamat berbagi cerita.