VIVAlog - Berkembangnya ponsel Android ternyata tidak hanya berimbas pada kemunduran Nokia. RIM (Research In Motion) sebagai produsen BlackBerry ternyata juga merasa tersisihkan hingga membuat penjualan produknya semakin anjlok.
RIM akan segera melakukan program pengurangan karyawan untuk kedua kalinya demi menekan biaya produksi. Dikabarkan The Record, RIM akan memangkas 2.000 karyawan dalam waktu dekat.
Semua isi materi baik berupa teks, foto dan video yang dimuat oleh U Report adalah tanggung jawab pengirim sepenuhnya. Redaksi berhak mengedit materi sepanjang tidak mengubah isi dan substansi.
Kami adalah portal berita, dan melalui kanal ini, ingin mengajak anda terlibat dalam proses penciptaan berita. Peristiwa terjadi setiap saat, dan karena itu pasti lebih banyak berita di sekitar kita dari apa yang terlihat di media, baik cetak maupun elektronik.
Anda boleh berbagi cerita yang tak biasanya kita baca atau tonton. Cerita yang kuat, menarik, penting, dan bersifat mendesak dari anda, sangat mungkin menjadi salah satu headline di VIVAnews.