UREPORT

Mencari Pemimpin Tangguh Pasca Reformasi

Demokrasi di Indonesia pasca reformasi dinilai gagal melahirkan pemimpin tangguh.

Selasa, 12 Juni 2012, 10:10 heru-supanji
Diskusi kepemimpinan di Taman Ismail Marzuki.
Diskusi kepemimpinan di Taman Ismail Marzuki. (VIVAnews/Ikhwan Yanuar)

VIVAlog - Ketika bangsa-bangsa lain mengedepankan agenda demokrasi dengan melahirkan pemimpin muda, seperti Clinton dan Barack Obama dari Amerika Serikat, atau Thailand dan Rusia yang tergolong berkomitmen penuh pada pemimpin berusia muda.

Saat ini, elit politik di Indonesia lebih berorientasi mengejar kekuasaan yang berciri oligarkis dan sekadar menghabiskan tenaga untuk membela kelompok kecilnya walau terjerat berbagai kasus memalukan. Kesulitan mencari pemimpin tangguh salah satunya karena kesalahan di tingkat elit politik yang tidak fokus pada agenda regenerasi kepemimpinan bangsa.

Baca selanjutnya...

• VIVAnews

© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
TENTANG U-REPORT
Semua isi materi baik berupa teks, foto dan video yang dimuat oleh U Report adalah tanggung jawab pengirim sepenuhnya. Redaksi berhak mengedit materi sepanjang tidak mengubah isi dan substansi.

Kami adalah portal berita, dan melalui kanal ini, ingin mengajak anda terlibat dalam proses penciptaan berita. Peristiwa terjadi setiap saat, dan karena itu pasti lebih banyak berita di sekitar kita dari apa yang terlihat di media, baik cetak maupun elektronik.

Anda boleh berbagi cerita yang tak biasanya kita baca atau tonton. Cerita yang kuat, menarik, penting, dan bersifat mendesak dari anda, sangat mungkin menjadi salah satu headline di VIVAnews.

Selamat berbagi cerita.
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru