UREPORT
Wajah Keselamatan Penerbangan Kita
Duka anak negeri akibat kecelakaan seakan tak ada henti.
Kamis, 10 Mei 2012, 15:59
edorusia
Pesawat Sukhoi Superjet 100 yang jatuh di Gunung Salak. (sukhoi.org)
VIVAlog - Kita semua tahu, risiko transportasi penerbangan lebih tinggi dibandingkan moda transportasi lainnya. Karena itu, para pelakon bisnis penerbangan sangat ketat dalam menerapkan tata keselamatan. Sekecil apapun faktor pemicu kecelakaan bakal direduksi.
Bisnis transportasi udara di negara kita belakangan ini tumbuh pesat. Tahun 2011, bertumbuh 14%. Jurus penerbangan murah bisa jadi memicu masyarakat memilih bepergian dengan pesawat terbang. Di balik itu semua, Indonesia juga punya sejumlah catatan kecelakaan penerbangan.
• VIVAnewsTENTANG U-REPORT
